Jakarta, CNN Indonesia –
Iran diangkat sebagai kepala Perusahaan Revolusi Garda baru (Korps Arberg) setelah membunuh seorang mantan pemimpin dalam serangan Israel.
Komandan IRGC Mayor Jenderal Mohammad Pakpur menunjuk Brigadir Jenderal Majid Camidami sebagai kepala IRTC baru.
Mohammed Kazmi, yang terbunuh pekan lalu dan dua polisi IRGC lainnya Hasan Mohaghe dan Mohsen Bagiri dicadangkan untuk serangan di Israel.
Cardman sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pertahanan dan IRGC.
Pakistan diangkat setelah Israel membunuh Rose Hosen Salemi -nya dalam serangan 7 Juni.
AFP berkata, “Ketika Zohagh dipimpin oleh IRTC, kami melihat peningkatan yang lebih tinggi dalam semua masalah intelijen di IRGC.
Israel mengundurkan diri dari Irani dan tentara nuklir dan tentara minggu lalu, dan mencoba meningkatkan senjata nuklir karena klaim pesta mereka. Iran menolak tuduhan itu.
Jumat lalu, setelah pengangkatan Iran Li Khamni sebagai pemimpin IRGC, Pakistan mengancam akan membuka “pintu neraka” karena serangan di Israel.
Jumat lalu, dua negara dari dua negara mencapai Iran ketika Israel membawa angin dengan pusat militer dan nuklir di Iran.
Petugas Israel mengatakan mengatakan setidaknya 24 orang tewas dan rudal Iran diserang oleh ratusan waktu. Menurut laporan media Iran, Iran tewas dalam serangan Iran di 585 orang dan lebih dari 1.300 terluka.
(DNA)